**
Showing posts with label Artikel Islami. Show all posts
Showing posts with label Artikel Islami. Show all posts

Thursday, December 28, 2017

8 Rahasia Tentang Masjidil Aqsha

Muslimdaily.net – (Sang Embun Pagi Blogger) Hanya ada 1 tempat yang menjadi daerah yang paling diperebutkan di dunia ini, yaitu Al-Aqsa. hal ini bukanlah hal yang berlebihan karena banyak orang-orang yang telah meninggal karena kontrofersi ini.
Bagi umat Islam Al-Aqsa adalah tempat yang sangat penting di hati para pemeluknya. Karena Al-Aqsa adalah tempat ke-3 yang menjadi situs paling suci bagi umat islam. Ini adalah lokasi di mana Nabi Muhammad SAW singgah saat Isra dan Mi’raj, ini adalah tempat pertemuan yang paling lua rbiasa dalam sejarah umat islam. Dimana ketika semua Nabi yang pernah hidup, berkumpul bersama-sama untuk shalat berjamaah di belakang Nabi Muhammad SAW.
Namun, berikut adalah beberapa hal yang mungkin belum anda ketahui tentang masjid Al-Aqsa menurut Muhammad Wajid Akhtar dalam majalah OnMuslim :
1. Al-Aqsa Pernah Dibakar
Pernah bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika Masjid Al Aqsa dilanggar, bendera tentara yang menaklukkan diterbangkan dari kubah batu dan masjid itu sendiri dibakar? Tentunya dunia Muslim tidak akan membiarkan hal itu terjadi? coba pikirkan lagi.
Pada tahun 1967, Yerusalem meninggalkan tangan Muslim untuk kali 3 dan berada di bawah kendali Israel. Tentara Israel mengibarkan bendera mereka dari kubah. Kepemimpinan Israel menyadari bahwa kontrol yang jelas dari Masjid Al-Aqsa akan berfungsi sebagai provokasi konstan untuk dunia Muslim. Mereka menggunakan daun ara dari Wakaf untuk menenangkan kaum Muslim agar menjadi puas.Ini bekerja. Pada tahun 1969, sebuah Kumpulan Zionis Australia membakar mimbar Nuruddin dan masjid Qibly. Neraka yang dihasilkan menyelimuti seluruh masjid Qibly. Dunia Islam terbangun dari mimpi buruk. Putus asa Palestina berusaha memadamkan api dengan cara apapun yang mereka bisa. Seluruh umat menundukkan kepalanya mereka karena malu.
Sejak itu, masjid telah dibangun kembali dan diperbaharui, tetapi serangan terhadap situs ke-3 paling suci dalam Islam berlanjut hingga hari ini. Penggalian merusak fondasi seluruh Masjid, kunjungan yang tidak sah, dan ancaman setiap hari untuk membangun kembali kuil tua sedang berjalan. Masjid Al-Aqsa masih menunggu.
2. Kubah Batu Digunakan untuk Terlihat Sangat Berbeda
Kubah batu – kubah pertama yang pernah dibangun dalam sejarah Islam – dibangun oleh Khalifah Umayyah Abdul malik bin Marwan. Ini dimulai dari kuningan, timah atau penutup keramik, tapi hampir seribu tahun kemudian pada masa pemerintahan Khalifah Ustmani Suleiman yang agung, lapisan emas khas ditambahkan ke kubah bersama dengan ubin Ottoman untuk tampilan depan bangunan.
3. Al-Aqsa Memiliki Mimbar Legendaris.
Nooruddin Zenki, salah satu pahlawan terbesar dalam sejarah Islam, memiliki mimbar khusus yang dibuat untuk dipasang di masjid Al Aqsa ketika akhirnya akan direbut kembali dari Tentara Salib (Anda harus mengagumi keyakinan tertinggi nya).
Mimbar ini tidak hanya cantik, tapi itu dibuat tanpa menggunakan paku atau lem. Sayangnya Nooruddin tidak hidup untuk melihat kemenangan, tapi anak didiknya Salahuddin memenuhi keinginan gurunya, dan setelah membebaskan Yerusalem untuk ke-2 kalinya dalam sejarah Islam, dipasang mimbar tersebut. Hal ini masih sebuah karya legenda di antara seniman dan pengrajin. Sayangnya, mimbar ini tidak bertahan pada peristiwa yang dijelaskan pada poin 1.
4. Al-Aqsa Pernah Digunakan sebagai Kandang, Istana, dan Ruang eksekusi
Ketika Tentara Salib pertama mengambil Yerusalem, mereka menemukan mayoritas penduduk Muslim terkunci di masjid Al
Aqsa. Mereka membantai sekitar 70.000 dari mereka dan kemudian dikonversi masjid Qibly ke istana, Kubah Batu menjadi sebuah gereja, dan ruang bawah tanah yang menjadi kandang. Muslim yang selamat dari pembantaian kemudian disalibkan di salib besar yang ditempatkan dekat pusat masjid. Ini adalah satu-satunya salib yang rusak oleh Salahuddin. Dasar salib masih bisa dilihat di sana hari ini.
5. Imam Al Ghazali Hidup dan Menulis Magnum Opus-nya di masjid Al-Alsa.
Salah satu buku yang paling terkenal dalam sejarah Islam ialah Ihyaa Ulum Al-Din oleh ilmuwan besar Islam Imam Abu Hamid Al-Ghazali. Dia adalah pria yang dihormati oleh semua mazhab karena kemampuannya terjun ke dalam kedalaman jiwa manusia sementara sisanya berlabuh ke ajaran Al Quran dan Nabi. Apa yang kebanyakan orang tidak tahu adalah bahwa Al-Ghazali, untuk sementara waktu, pernah tinggal di Masjid Al- Aqsa dan menulis buku. Sebuah bangunan di masjid menandai situs kamar lamanya.
6. Al-Aqsa Pernah Menjadi Tempat Pembuangan Sampah
Dalam periode waktu ketika tidak ada orang Yahudi yang diizinkan untuk tinggal di kota, penduduk utama Romawi menggunakan area masjid sebagai tempat pembuangan sampah. Ketika Umar membebaskan kota, ia membersihkan sampah dengan tangan kosong. Dia juga mengakhiri pengasingan berabad-abad orang Yahudi dan mengundang 70 keluarga dari desa terdekat pengungsi kembali ke Yerusalem memberi mereka hak untuk kembali setelah berabad-abad di pengasingan – kebaikan yang sepupu kami tampaknya telah dilupakan.

7. Di sekitar Al-Aqsa Tidak Hanya Satu Mmasjid
Ada beberapa masjid di tempat yang kita kenal sebagai masjid Al Aqsa. awalnya Kami berpikir tentang masjid Al- Aqsa sebagai bangunan di sudut selatan Masjid. Pada kenyataannya, itu adalah masjid Qibly – disebut demikian karena paling dekat dengan kiblat. Seluruh gunung adalah Masjid Al Aqsa dan kadang-kadang disebut Haram Al-Sharif untuk mencegah kebingungan. Tapi ada masjid lain yang hadir di tempat itu yang biasanya dihubungkan dengan kejadian sejarah misalnya masjid Buraq, masjid Marwani dan banyak lagi.
8. Tanah Ini adalah tanah Pemakaman
Tidak ada catatan berapa banyak nabi dan Sahabat Nabi yang dimakamkan di sana, yang pasti tidak terhitung. Misalnya, Nabi Sulaiman (AS) mungkin dimakamkan di sana karena kita tahu bahwa Nabi akan selalu dikuburkan di mana ia meninggal, dan beliau meninggal saat mengawasi pembangunan gedung sebelumnya dalam beberapa tradisi.

Sumber:
http://www.muslimdaily.net/artikel/opini/8-rahasia-tentang-masjidil-aqsha.html
***

Al-Quds dan Ambang Krisis Baru Kemanusiaan

WARTA KOTA, PALMERAH-- (Sang Embun Pagi Blogger) Ambang krisis baru kemanusiaan, telah ditabuh simultan dengan pengakuan Amerika atas Jerusalem atau Al Quds sebagai Ibukota Israel.
Menafikan negara Palestina dan Al-Aqsha di dalamnya sebagai jantung spiritual umat Islam dunia, membawa pengaruh signifikan bukan hanya bagi Palestina.
Ahyudin, selaku President Aksi Cepat Tanggap menilai, bagi ACT Foundation yang sudah lama berkecimpung di ranah krisis kemanusiaan di Tanah Air dan Dunia, krisis kemanusiaan Palestina fluktuatif, jika menyederhanakan “Palestina di abad XI."
"Meskipun kalau mengacu fakta sejarah sudah pasti adanya penguasaan yang eskalatif sehingga bicara Palestina tinggal narasi nestapa tentang Jalur Gaza, dan West Bank di mana ada Al Quds (Jerusalem) di dalamnya," kata Ahyudin melalui pesan elektronik kepada Warta Kota, Jumat (8/12).

Palestina yang disebut Ahyudin sebagai negeri “langganan bombardemen”, sudah diusik kenyamanannya, dirusak fasilitas penopang kehidupannya, bahkan yang fenomenal dan menyakitkan dunia, Jum’at 14 Juli lalu, Masjid al-Aqsha ditutup dan melahirkan gelombang protes dunia.

"ACT Foundation meraih amanah rakyat Indonesia dalam menolong krisis kemanusiaan di Palestina. Setiap gangguan atas Palestina, rakyat Indonesia ikut merasakannya dan berduyun-duyun mengulurkan bantuannya sebagai wujud persaudaraan yang kuat."

Kini terjadi pengakuan sepihak atas Jerusalem, kawasan netral yang didalamnya terdapat masjid Al-Aqsha.
Ini bukan pengakuan biasa. Dan bukan oleh Israel, melainkan oleh Amerika Serikat, anggota penting Perserikatan Bangsa-bangsa, sebuah organisasi yang seyogyanya berdiri netral menjaga harmoni dan kedamaian dunia.
Menilik hal itu, ACT Foundation menyatakan, dunia harus bersatu mempertahankan status Jerusalem sebagai kota suci Tiga Agama: Islam – Kristen – Yahudi, dan Jerusalem Timur bagian dari Negara Palestina.
"Sikap ini berdasarkan keinginan kuat mencegah eskalasi kemarahan dan penolakan menjadi perlawanan fisik," imbuhnya.

Ahyudin menguraikan, Jerusalem dengan Al-Aqsha, memuat dimensi-dimensi yang terlalu kuat untuk bisa dikendalikan kekuasaan manapun.
Pertama, dimensi spiritual. Bujukan, lobby bahkan ancaman mungkin bisa mengendorkan bahkan melepaskan komunitas bahkan sebuah bangsa untuk kepentingan ekonomi, tapi tidak untuk spiritual.
"Artinya, penguasaan sepihak untuk aset spiritual sejumlah agama sekaligus, memicu penolakan hingga perlawanan untuk mempertahankannya habis-habisan."

Kedua, dimensi politik. Dunia sudah cukup lama mengikuti krisis Palestina dan memperoleh pemahaman memadai posisi dan kepatutan internasional seperti apa yang layak didukunBagaimana Israel meraih pencapaian politiknya saat ini, dunia faham; pun bagaimana Palestina diperlakukan selama ini juga sangat dimaklumi dunia.g dan sikap antarbangsa mana yang layak digugat.
"Hal ini cukup untuk melihat bagaimana sikap dunia dipetakan dalam konstalasi hubungan Palestina-Israel. Khusus untuk sikap Amerika Serikat atas Jerusalem, nyaris tak terdengar ada negara yang mendukungnya."

Ketiga, dimensi sosial. Krisis Palestina telah membuka hati dunia dan membuka diri menyantuni rakyat Palestina, bahkan memberi ruang hidup bagi warga Palestina yang berdiaspora di banyak negara.
Semangat dunia “Bersatu untuk Palestina” memberi energi luar biasa seiring derita yang ditimpakan Israel atas Palestina, dan itu sekaligus membuka mata dunia, bagaimana pemerintah Amerika Serikat saat ini, yang tidak dalam posisi terbaiknya menunjukkan eksistensinya sebagai bangsa yang amat baik dalam melayani rakyatnya, demikian terang-terangan mengakui semua kebijakan Israel seiring dengan pengabaiannya atas kedaulatan Palestina.
"Sikap itu telah Amerika Serikat: pemerintah, bahkan rakyatnya, ke ambang situasi benturan antarbangsa."

Kalau Amerika Serikat mempertahankan sikapnya, menurutnya, krisis kemanusiaan global di ambang mata.
"ACT Foundation menyatakan, Amerika Serikat bersungguh-sungguh mempertimbangkan besarnya krisis kemanusiaan yang diakibatkan kekerashatiannya. Tidak masuk diakal, mempertahankan sikap yang akan memicu krisis global, di mana tak satu pun bangsa memberi nilai positif atas sikap itu."
"Takkan ada kemenangan hakiki. Bahkan jika Amerika Serikat menumpahkan semua kekuatan militernya untuk mempertahankan kekeras-hatian sikapnya- kecuali hanya kesengsaraan global berbalut kemarahan."

"Pemerintah Amerika Serikat, dengan demikian, telah menyatukan dunia dan menempatkannya sebagai fokus perlawanan dunia atas kejahatan kemanusiaan sekaligus kesepakatan antarbangsa untuk menjaga harmoni dunia.
Sikap Amerika Serikat, menyatukan dunia menggalang perlawanan tanpa kata akhir yang meluas dan muncul dalam wujud yang tak terbayangkan. Inikah yang Amerika Serikat inginkan?"
Sumber : 
http://wartakota.tribunnews.com/2017/12/09/al-quds-dan-ambang-krisis-baru-kemanusiaan?page=2


***

Monday, December 25, 2017

Pengacara UAS akan ajukan protes ke Cina

Kapitra
(Sang Embun Pagi.Blogger) Eramuslim.com –  Pengacara Kapitra Ampera akan melayangkan protes baik terhadap pemerintah Cina maupun Indonesia atas insiden penolakan ustaz Abdul Somad masuk Hong Kong. Timnya juga tengah berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi melalui Kementerian Luar Negeri terkait peristiwa tersebut.
“Kami akan melakukan protes keras kepada pemerintah Indonesia dan pemerintah Cina, atas perlakuannya terhadap seorang guru agama yang dikagumi oleh rakyat Indonesia,” ujar Kapitra dalam keterangan tertulis melalui pesan singkat pada Republika.co.id, Ahad (24/12).
Ia menambahkan, terkait klarifikasi, hal itu penting dilakukan untuk mengetahui apakah upaya yang dilakukan Hongkong itu adalah atas permintaan Pemerintah Indonesia atau Pemerintah Cina. “Untuk mengetahui (sebenarnya) duduk persoalannya,” ujar dia.
Tim Kuasa Hukum juga meminta kepada aparat kepolisian agar melakukan investigasi terhadap peristiwa tersebut. Apakah ada ada pesanan dari orang-orang tertentu yang memberikan laporan fitnah (hoaks) kepada pihak imigrasi Hongkong.
Langka lain adalah dengan melaporkan kejadian ini kepada DPR dan instansi lain terkait. “Agar Pemerintah Indonesia serius melindungi warganya yang melakukan kunjungan ke luar negeri,” jelas dia.
Melalui akun facebooknya, Ustaz Abdul Somad menceritakan bahwa dia sampai di Hongkong pada Sabtu (23/12) sore. Baru turun dari pintu pesawat saat masih di bandara, sejumlah orang yang tidak berseragam mengadang dan menariknya secara terpisah. Saat itu, Ustaz Abdul Somad juga bersama dua rekannya yang juga ditarik oleh sejumlah orang tersebut.
Mereka melakukan interograsi, bertanya soal identitas, pekerjaan, pendidikan, keterkaitan dengan ormas dan politik. “Saya jelaskan bahwa saya murni pendidik, intelektual muslim lengkap dengan latar belakang pendidikan saya,” tulis Ustaz Abdul Somad.
Setelah 30 menit, kemudian mereka menjelaskan bahwa negara mereka tidak dapat menerima sang ustaz. “Itu saja. Tanpa alasan. Mereka langsung mengantar saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan sore itu juga ke Jakarta.” (kl/rol)
Sumber:
Eramuslim.com 

***

Sunday, December 24, 2017

Ustz Abdul Somad Ditolak Masuk Ke Hong Kong

Fhoto Oleh Google
(Sang Embun Pagi.Blogger) Ustaz Abdul Somad terpaksa membatalkan ceramahnya di Hong Kong karena adanya penolakan. 
Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (23/12) sore ketika baru mendarat di Bandara Hong Kong.
Kuasa hukum Ustaz Somad, Kapitra Ampera mengatakan kliennya segera melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada Kementerian Luar Negeri atas insiden tersebut sehingga bisa mengetahui duduk persoalannya. "Ini penting kami lakukan untuk mengetahui apakah upaya yang dilakukan Hong Kong itu adalah atas permintaan Pemerintah Indonesia atau Pemerintah Cina," ujar Kapitra dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (24/12). Protes keras juga akan dilakukan kepada pemerintah Indonesia dan Cina terkait kasus ini karena Ustaz Somad dinilai sebagai ulama yang dikagumi masyarakat Indonesia. Kasus ini juga akan dilaporkan ke DPR supaya menegur pemerintah agar serius melindungi warganya yang melakukan kunjungan ke luar negeri. Kapitra meminta kepolisian mengusut kasus ini hingga tuntas. "Apakah ada order dari orang-orang tertentu yang memberikan laporan fitnah kepada imigrasi Hong Kong sehingga Ustaz Abdul Somad ditolak imigrasi memasuki wilayah Hong Kong," kata Kapitra.

Sumber :
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA

***

Friday, November 17, 2017

Di Pulau Misterius Itu Aku Berjumpa Dajjal

Ada baiknya kita awali kisah ini dengan membahas hakekat Dajjal, karena tidak semua tahu siapa Dajjal, sebagian lagi menyangka Dajjal hanyalah sebuah simbol, atau sesuatu yang tidak berwujud dan tidak memiliki hakekat.

Dajjal adalah sesosok laki-laki dari anak Adam yang memiliki sejumlah sifat sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits shahih. Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam banyak menyebutkan Dajjal beserta sifat-sifatnya agar manusia mengetahui dan berhati-hati dari makhluk jelek ini, sehingga apabila kelak ia muncul, kaum mukminin dapat mengenalnya serta tidak terfitnah olehnya.
Bahkan karena besarnya fitnah Dajjal, Rasulullah berwasiat untuk kita selalu berlindung dari kejelekannya di setiap akhir shalat sesudah tasyahhud akhir. Rasulullah bersabda:
إذا فرغ أحدكم من التشهد ( الآخر ) فليستعذ بالله من أربع ( يقول : اللهم إني أعوذ بك ) من عذاب جهنم ومن عذاب القبر ومن فتنة المحيا والممات ومن شر ( فتنة ) المسيح الدجال ( ثم يدعو لنفسه بما بدا له )
Apabila salah seorang diantara kalian selesai dari tasyahud akhir mintalah perlindungan dari empat perkara. Ucapkan: Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari adzab neraka Jahannam, dan dari adzab kubur dan dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejelekan titnah Al-Masih Ad-Dajjal. Kemudian berdoalah untuk dirinya apa yang tampak baginya (untuk dia minta). (HR. Muslim, Abu ‘Awanah, An-Nasai dan Ibnul Jarud)
Aisyah Ra, mengabarkan bahwa Rasulullah saw selalu berdoa dalam shalat:
اللهم إني أعوذ بك من عذاب القبر وأعوذ بك من فتنة المسيح الدجال وأعوذ بك من فتنة المحيا والممات اللهم إني أعوذ بك من المأثم والمغرم
“Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada Mu dari siksa kubur. Dan aku berlindung kepada Mu dari fitnah Al-Masiih Dajjal. Dan aku berlindung kepada Mu dari fitnah ketika hidup dan fitnah setelah mati. Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada Mu dari dosa dan hutang.” (Al-Bukhari dan Muslim)
Diantara sifat Dajjal, dia adalah seorang pemuda. Kulitmya merah, berbadan besar, pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, mata sebelah kanan buta, dan matanya ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seolah-oleh buah anggur yang masak (tak bercahaya) dan matanya sebelah kiri ditumbuhi daging yang tebal pada sudutnya. Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf kaf, fa’, ra’ secara terpisah, atau tulisan “kafir”, yang dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa menulis maupun yang tidak bisa menulis. Dan di antara tandanya lagi ialah mandul, tidak punya anak. Semua sifat-sifat ini disebutkan dalam sabda-sabda Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam.
Apakah makhluk ini sudah ada wujudnya? Dimanakah ia sekarang? Kisah Tamim Ad-Dari Ra akan menjawab pertanyaan ini…
Tamim Ad-Dari Shahabat Yang Pernah Berjumpa Dajjal
Namanya Tamim bin Aus bin Kharijah Ad-Dari, Abu Ruqayyah. Beliau salah seorang shahabat rasul yang mulia. Namanya tidak asing bagi kaum muslimin, masuk islam ketika Rasulullah di Madinah. Sepeninggal Khalifah Utsman bin Affan, Tamim meninggalkan kota Madinah dan menetap di Baitul Maqdis hingga meninggal di sana pada tahun 40 H.
Shahabat inilah yang pernah melihat Dajjal dengan kedua matanya. Shahabat ini pulalah yang pernah berbicara dan mendengar pembicaraan Dajjal dengan kedua telinganya. Sebelum islam, Tamim beragama nasrani. Saat dirinya nasrani itulah dia melihat Dajjal. Hingga kemudian Allah lapangkan dadanya untuk menerima islam dan ia beritakan kisahnya kepada Rasulullah saw.
Di Mana Tamim Ad-Dari melihat Dajjal? Bagaimana kisahnya ?
Tiba saatnya kita baca bersama sebuah riwayat shahih mengenai Dajjal dalam sebuah hadits yang dikenal dikalangan ulama dengan sebutan Hadits Jassasah. Hadits ini dikisahkan seorang shahabiyah, Fathimah binti Qois Ra.
‘Amir bin Syarohil Asy-Sya’bi berkata kepada Fathimah bintu Qais: “Kabarkan kepadaku sebuah hadits yang kau dengar dari Rasulullah SAW yang tidak kamu sandarkan kepada seorangpun selain beliau.”
Fathimah mengatakan: “Jika engkau kehendaki akan aku sampaikan.” “Iya berikan aku hadits itu.” jawab Asy Syabi.
Fatimahpun berkisah : “Suatu hari Aku mendengar seruan orang yang berseru. Penyeru Rasulullah saw menyeru: “Ashsholatu jamiah !”
Akupun segera keluar menuju masjid. Aku shalat bersama Rasulullah saw dan aku berada pada shaf wanita yang langsung berada di belakang shaf laki-laki. Tatkala Rasulullah selesai dari shalat, beliau duduk di mimbar dan tertawa seraya mengatakan:
لِيَلْزَمْ كُلُّ إِنْسَانٍ مُصَلَّاهُ
“Hendaknya masing-masing kalian tetap berada di tempat shalatnya !” Lalu beliau bersabda:
أَتَدْرُونَ لِمَ جَمَعْتُكُمْ
“Tahukah kalian, mengapa aku kumpulkan kalian ?”
Para Shahabat menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui!”
Kemudian Rasulullah saw kembali bersabda dengan kisah yang cukup panjang, beliau berkata:
إِنِّي وَاللَّهِ مَا جَمَعْتُكُمْ لِرَغْبَةٍ وَلَا لِرَهْبَةٍ وَلَكِنْ جَمَعْتُكُمْ لِأَنَّ تَمِيمًا الدَّارِيَّ كَانَ رَجُلًا نَصْرَانِيًّا فَجَاءَ فَبَايَعَ وَأَسْلَمَ وَحَدَّثَنِي حَدِيثًا وَافَقَ الَّذِي كُنْتُ أُحَدِّثُكُمْ عَنْ مَسِيحِ الدَّجَّالِ حَدَّثَنِي أَنَّهُ رَكِبَ فِي سَفِينَةٍ بَحْرِيَّةٍ مَعَ ثَلَاثِينَ رَجُلًا مِنْ لَخْمٍ وَجُذَامَ فَلَعِبَ بِهِمْ الْمَوْجُ شَهْرًا فِي الْبَحْرِ ثُمَّ أَرْفَئُوا إِلَى جَزِيرَةٍ فِي الْبَحْرِ حَتَّى مَغْرِبِ الشَّمْسِ فَجَلَسُوا فِي أَقْرُبْ السَّفِينَةِ فَدَخَلُوا الْجَزِيرَةَ فَلَقِيَتْهُمْ دَابَّةٌ أَهْلَبُ كَثِيرُ الشَّعَرِ لَا يَدْرُونَ مَا قُبُلُهُ مِنْ دُبُرِهِ مِنْ كَثْرَةِ الشَّعَرِ فَقَالُوا وَيْلَكِ مَا أَنْتِ فَقَالَتْ أَنَا الْجَسَّاسَةُ قَالُوا وَمَا الْجَسَّاسَةُ قَالَتْ أَيُّهَا الْقَوْمُ انْطَلِقُوا إِلَى هَذَا الرَّجُلِ فِي الدَّيْرِ فَإِنَّهُ إِلَى خَبَرِكُمْ بِالْأَشْوَاقِ قَالَ لَمَّا سَمَّتْ لَنَا رَجُلًا فَرِقْنَا مِنْهَا أَنْ تَكُونَ شَيْطَانَةً قَالَ فَانْطَلَقْنَا سِرَاعًا حَتَّى دَخَلْنَا الدَّيْرَ فَإِذَا فِيهِ أَعْظَمُ إِنْسَانٍ رَأَيْنَاهُ قَطُّ خَلْقًا وَأَشَدُّهُ وِثَاقًا مَجْمُوعَةٌ يَدَاهُ إِلَى عُنُقِهِ مَا بَيْنَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى كَعْبَيْهِ بِالْحَدِيدِ قُلْنَا وَيْلَكَ مَا أَنْتَ قَالَ قَدْ قَدَرْتُمْ عَلَى خَبَرِي فَأَخْبِرُونِي مَا أَنْتُمْ قَالُوا نَحْنُ أُنَاسٌ مِنْ الْعَرَبِ رَكِبْنَا فِي سَفِينَةٍ بَحْرِيَّةٍ فَصَادَفْنَا الْبَحْرَ حِينَ اغْتَلَمَ فَلَعِبَ بِنَا الْمَوْجُ شَهْرًا ثُمَّ أَرْفَأْنَا إِلَى جَزِيرَتِكَ هَذِهِ فَجَلَسْنَا فِي أَقْرُبِهَا فَدَخَلْنَا الْجَزِيرَةَ فَلَقِيَتْنَا دَابَّةٌ أَهْلَبُ كَثِيرُ الشَّعَرِ لَا يُدْرَى مَا قُبُلُهُ مِنْ دُبُرِهِ مِنْ كَثْرَةِ الشَّعَرِ فَقُلْنَا وَيْلَكِ مَا أَنْتِ فَقَالَتْ أَنَا الْجَسَّاسَةُ قُلْنَا وَمَا الْجَسَّاسَةُ قَالَتْ اعْمِدُوا إِلَى هَذَا الرَّجُلِ فِي الدَّيْرِ فَإِنَّهُ إِلَى خَبَرِكُمْ بِالْأَشْوَاقِ فَأَقْبَلْنَا إِلَيْكَ سِرَاعًا وَفَزِعْنَا مِنْهَا وَلَمْ نَأْمَنْ أَنْ تَكُونَ شَيْطَانَةً فَقَالَ أَخْبِرُونِي عَنْ نَخْلِ بَيْسَانَ قُلْنَا عَنْ أَيِّ شَأْنِهَا تَسْتَخْبِرُ قَالَ أَسْأَلُكُمْ عَنْ نَخْلِهَا هَلْ يُثْمِرُ قُلْنَا لَهُ نَعَمْ قَالَ أَمَا إِنَّهُ يُوشِكُ أَنْ لَا تُثْمِرَ قَالَ أَخْبِرُونِي عَنْ بُحَيْرَةِ الطَّبَرِيَّةِ قُلْنَا عَنْ أَيِّ شَأْنِهَا تَسْتَخْبِرُ قَالَ هَلْ فِيهَا مَاءٌ قَالُوا هِيَ كَثِيرَةُ الْمَاءِ قَالَ أَمَا إِنَّ مَاءَهَا يُوشِكُ أَنْ يَذْهَبَ قَالَ أَخْبِرُونِي عَنْ عَيْنِ زُغَرَ قَالُوا عَنْ أَيِّ شَأْنِهَا تَسْتَخْبِرُ قَالَ هَلْ فِي الْعَيْنِ مَاءٌ وَهَلْ يَزْرَعُ أَهْلُهَا بِمَاءِ الْعَيْنِ قُلْنَا لَهُ نَعَمْ هِيَ كَثِيرَةُ الْمَاءِ وَأَهْلُهَا يَزْرَعُونَ مِنْ مَائِهَا قَالَ أَخْبِرُونِي عَنْ نَبِيِّ الْأُمِّيِّينَ مَا فَعَلَ قَالُوا قَدْ خَرَجَ مِنْ مَكَّةَ وَنَزَلَ يَثْرِبَ قَالَ أَقَاتَلَهُ الْعَرَبُ قُلْنَا نَعَمْ قَالَ كَيْفَ صَنَعَ بِهِمْ فَأَخْبَرْنَاهُ أَنَّهُ قَدْ ظَهَرَ عَلَى مَنْ يَلِيهِ مِنْ الْعَرَبِ وَأَطَاعُوهُ قَالَ لَهُمْ قَدْ كَانَ ذَلِكَ قُلْنَا نَعَمْ قَالَ أَمَا إِنَّ ذَاكَ خَيْرٌ لَهُمْ أَنْ يُطِيعُوهُ وَإِنِّي مُخْبِرُكُمْ عَنِّي إِنِّي أَنَا الْمَسِيحُ وَإِنِّي أُوشِكُ أَنْ يُؤْذَنَ لِي فِي الْخُرُوجِ فَأَخْرُجَ فَأَسِيرَ فِي الْأَرْضِ فَلَا أَدَعَ قَرْيَةً إِلَّا هَبَطْتُهَا فِي أَرْبَعِينَ لَيْلَةً غَيْرَ مَكَّةَ وَطَيْبَةَ فَهُمَا مُحَرَّمَتَانِ عَلَيَّ كِلْتَاهُمَا كُلَّمَا أَرَدْتُ أَنْ أَدْخُلَ وَاحِدَةً أَوْ وَاحِدًا مِنْهُمَا اسْتَقْبَلَنِي مَلَكٌ بِيَدِهِ السَّيْفُ صَلْتًا يَصُدُّنِي عَنْهَا وَإِنَّ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلَائِكَةً يَحْرُسُونَهَا قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَطَعَنَ بِمِخْصَرَتِهِ فِي الْمِنْبَرِ هَذِهِ طَيْبَةُ هَذِهِ طَيْبَةُ هَذِهِ طَيْبَةُ يَعْنِي الْمَدِينَةَ أَلَا هَلْ كُنْتُ حَدَّثْتُكُمْ ذَلِكَ فَقَالَ النَّاسُ نَعَمْ فَإِنَّهُ أَعْجَبَنِي حَدِيثُ تَمِيمٍ أَنَّهُ وَافَقَ الَّذِي كُنْتُ أُحَدِّثُكُمْ عَنْهُ وَعَنْ الْمَدِينَةِ وَمَكَّةَ
“Sesungguhnya demi Allah, tidaklah aku kumpulkan kalian untuk sesuatu yang menggembirakan atau menakutkan kalian, namun aku kumpulkan kalian karena tamim Addari.”
“Dahulu ia seorang nasrani yang kemudian datang berbaiat (memberikan sumpah setia) dan masuk islam serta mengabariku sebuah kisah yang kisah itu sesuai dengan apa yang pernah aku kisahkan kepada kalian tentang Al-Masih Ad-Dajjal.”
Ia memberitakan bahwa ia naik kapal bersama 30 orang dari kabilah Lakhm dan Judzam. Ditengah perjalanan, mereka dipermainkan badai ombak hingga berada di tengah laut selama satu bulan sampai mereka terdampar di sebuah pulau di tengah lautan tersebut saat tenggelam matahari merekapun duduk di perahu-perahu kecil. Mereka pun memasuki pulau tersebut hingga menjumpai binatang yang berambut sangat lebat dan kaku hingga mereka tidak tahu mana kubul mana dubur karena demikian lebat bulunya.”
Merekapun berkata: “Celaka, kamu ini apa?
ia menjawab: “Aku adalah al-jassasah .”
Merka mengatakan: “Apakah al jasasah itu ?.
Ia berkata: “Wahai kaum pergilah klian kepada seorang lelaki yang ada dalam rumah ibadah itu sesungguhnya ia sangat merindukan berita kalian!”
Berkata Tamim: “Ketika dia menyebutkan untuk kami seorang laki-laki, kami menjadi khawatir kalau-kalau binatang itu ternyata setan. Kamipun bergerak menuju kepadanya dengan cepat sehingga kami masuk ke tempat ibadah itu.”
“Ternyata didalamnya ada orang yang paling besar yang pernah kami lihat, dan paling kuat ikatannya. Kedua tangannya terikat dengan leher, antara dua lutut dan dua mata kaki terikat dengan besi.”
Kami katakana kepadanya: “Celaka, kamu ini apa?”
Ia menjawab: “Kalian telah mampu mengetahui tentang aku, maka beritakan kepadaku siapa kalian ini
Rombongan Tamim menjawab: “Kami ini orang-orang Arab kami menaiki kapal ternyata kami bertepatan mendapati laut sedang bergelombang luar biasa sehingga kami dipermainkan ombak selama satu bulan sampai hingga terdampar di pulamu ini. Kamipun naik perahu-perahu kecil memasuki pula ini dan bertemu dengan binatang yang sangat lebat dan kaku rambutnya tidak diketahui mana kubul dan mana dubur karena lebat rambutnya.
Kamipun mengatakan: “Celaka kamu, kamu ini apa?”
Ia menjawab: Aku adalah jasasah.
Kamipun bertanya: Apa itu Jassasah, Ia malah berkata: Wahai kaum pergilah kalian kepada laki-laki yang ada dalam rumah ibadah itu sesungguhnya ia sangat merindukan berita kalian.”
Kami pun segera menuju kepadamu, kami khawatir kalau binatang itu ternyatra setan
Lalu orang itu mengatakan: “Kabarkan kepadaku tentang pohon-pohon korma di Baisan
Kami mengatakan: Tentang apa engkau meminta beritanya ?”
Dia berkata: “Aku bertanya kepada kalian tentang pohon korma apakah masih berbuah.”
Kami menjawab: iya
Ia mengatakan: “Sesungguhnya hampir hampir dia tidak akan mengeluarkann buahnya.”
“Kabarkan pula kepadaku tentang danau Thobariyah ?” tanya orang ini.
Kami menjawab: “Tentang apa engkau meminta beritanya?”
“Apakah masih ada airnya, jawabnya.
Mereka menjawab: Danau itu banyak airnya
Dia mengatakan: Sesungguhnya hampir-hampir air akan hilang.
Kabarkan kepadaku tentang mata air Zughor
Mereka mengatakan: Tentang apa kamu minta berita?
Apakah di mata air itu masih ada airnya? Dan apakah penduduk masih bertani dengan airnya? Jawab Dajjal
Kami menjawab: “Iya, mata air itu deras airnya dan penduduk bertani dengannya.”
Ia berkata: “Kabarkan kepadaku tentang nabi ummiyyin apa yang dia lakuakan ?”
Mereka menjawab: “Ia telah muncul dari Makkah dan tinggal di Yatsrib.”
Ia mengatakan: “Apakah orang-orang arab memeranginya?”
Kami menjawab: “Ya.”
Ia mengatakan lagi: “Apa yang ia lakukan terhadap orang-orang Arab.”
Maka kami beritakan bahwa ia telah menang atas orang-orang arab dan mereka taat kepadanya
Ia mengatakan: “Itu sudah terjadi?”
Kami katakan: “Ya.”
Ia mengatakan: “Sesungguhnya baik mereka untuk taat kepadanya.”
“Sekarang aku akan beritakan kepada kalian tentang aku: “Sesungguhnya aku adalah Al-Masih dan hampir-hampir aku diberi izin untuk keluar, hingga aku keluar lalu berjalan di bumi dan tidak kutinggalkan satu negeripun kecuali aku akan turun padanya dalam waktu 40 malam kecuali Mekah dan Thaybah, keduanya haram bagiku. Setiap kali aku akan masuk pada salah satu kota ini, malaikat menghadangku dengan pedang terhunus di tangan menghalangiku darinya dan sesungguhnya pada tiap celah ada para malaikat yang menjaganya.
Fatimah mengatakan: Maka Rasulullah saw bersabda dengan menusukkan tongkat di mimbar sambil mengatakan: “Inilah Thaiybah, Inilah Thaiybah, Inilah Thaiybah, yakni Kota Madinah.”
Apakah aku telah beritahukan kalian tentang hal itu ?
Orang-orang menjawab: Iya
Nabi berkata: Sesungguhnya cerita Tamim menakjubkanku, kisahnya sesuai dengan apa yang aku ceritakan kepada kalian tentang Dajjal serta tentang mekah dan madinah.
Kemudian beliau bersabda:
أَلَا إِنَّهُ فِي بَحْرِ الشَّأْمِ أَوْ بَحْرِ الْيَمَنِ لَا بَلْ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَا هُوَ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَا هُوَ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَا هُوَ وَأَوْمَأَ بِيَدِهِ إِلَى الْمَشْرِقِ
Ketahuilah bahwa ia berada di lautan Syam atau lautan Yaman,” Oh, tidak! Bahkan dari arah timur! Tidak Dia dari arah timur, Tidak Dia dari arah timur dan beliau mengisyaratkan dengantangan ke arah timur
Hadits Jassasah diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahihnya Kitabul Fitan Wa Asyrotis Sa’ah. bab Qishoshul Jassasah (4/2261 no. 2942).
Demikian pembaca, kisah nabawi yang penuh ibroh mengisahkan perjalanan Tamim Ad-Dari yang menegangkan namun perjalanan itu menjadi salah satu sebab dia mendapatkan hidayah. (Abu Ismail Muhammad Rijal Lc)

http://salafartikel.wordpress.com/2012/06/06/di-pulau-misterius-itu-aku-berjumpa-dajjal/
***

Keutamaan Al Qur'an Dlm Hadist

Bismillahirohmanirohiim...

Hadist: Keutamaan Al Qur'an

Al Dukhon


Rasulullah SAW Bersabda:
"Barangsiapa membaca Ad-Dukhoon (QS.44) pada suatu malam, maka tujuh puluh ribu malaikat memohonkan ampun baginya."
(HR Tirmidzi).
==========

Al Baqoroh dan Ali Imron

Jundub ra. menyatakan Rasulullah SAW Bersabda,
"Bacalah AL Qur-an, karena ia akan mejadi pembela bagi orang yang membacanya.
Bacalah dua surat Al Qur-an yang cemerlang, Yaitu Al Baqoroh dan Ali Imron.
Sebab kedua surat itu pada hari kiamat kelak akan menjadi awan atau burung yang memberi naungan kepada pembacanya."
(HR Muslim dan Ahmad).
==========

Al Baqoroh 285, 286

Rasulullah SAW Bersabda:
"Siapa yang membaca kedua ayat terakhir dari surat Al Baqoroh, niscaya keduanya akan memeliharanya dari bencana."
(HR Muslim).
==========

Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas

Rasulullah SAW Bersabda:
"Barangsiapa membaca Qul Huwalloohu Achad (Al Ikhlash) dan Al Mu'awwidzatain (Al Falaq & An Naas)
Pada waktu sore hari dan pada waktu pagi sebanyak tiga kali, maka semua itu melindunginya dari segala sesuatu."
(HR Ahmad dan Tirmidzi).
==========

Al Kahfi

Rasulullah SAW Bersabda:
"Siapa yang menghapal sepuluh ayat dari awal surat Al Kahfi, dia terpelihara dari bencana kejahatan Dajjal."
(HR Muslim).
==========

Al Mulk

Rasulullah SAW Bersabda:
"Sesungguhnya ada sebuah surat dalam Al Qur-an yang terdiri dari 30 Ayat,
dan memberi syafaat bagi seseorang (yang membacanya) hingga diampuni dosanya.
Yakni Tabaarokal Ladzii Biyadihil mulku (Al Mulk/67)."
(HR. Ahmad dan Ibnu Hibban).
==========

Al Qodar

Rasulullah SAW Bersabda:
"Barangsiapa membaca surat Al Qodar dalam suatu malam, maka ia menyamai seperempat Al Qur-an."
(HR Ad Dailami).
==========

Al Waqiah

Rasulullah SAW Bersabda:
"Barangsiapa membaca surat Al Waqi'ah (56) setiap malam, maka ia tidak ditimpa kemiskinan untuk selamanya."
(HR Baihaqi)'
==========

Al Zalzalah, Al Kaafiruun, Al Ikhlash

Rasulullah SAW Bersabda:
"Surat Idzaa Zulzilat (Al Zalzalah/ 99) menyamai separuh Al Qur-an,
Qul yaa ayyuhal kaafiruun (Al Kaafiruun/ 109) menyamai seperempat Al Qur-an,
Dan Qul Huwalloohu Ahad (Al Ikhlash/ 112) menyamai sepertiga Al Qur-an."
(HR Tirmidzi, Al Hakim, dan Baihaqi).
==========

Ar-Rochmaan

Rasulullah SAW Bersabda:
"Setiap sesuatu ada pengantinnya, dan pengantin Al Qur-an adalah surat Ar Rochmaan (55)."
(HR Baihaqi).
==========

Al Fatichah dan Al Baqoroh

Ibnu Abbas ra. menceritakan bahwa suatu ketika Jibril as. berada di samping Nabi SAW.
Tiba-tiba terdengar suara dari atas, maka ia mengangkat kepalanya dan berkata:
"Itu sebah pintu langit. Pada hari pintu itu di buka, turunlah seorang malaikat memberi salam dan berkata:
'Bergembiralah dengan dua cahaya penerangan yang diberikan Allah kepadamu,
yang belum pernah di berikan kepada seorang nabi sebelummu, yaitu:
Fatichatul Kitab (Surat Fatichah) dan akhir surat Al Baqoroh.
Tiada engkau baca satu huruf daripadanya, melainkan pasti permintaanmu dikabulkan'."
(HR Muslim).
==========

Yaasiin

Rasulullah SAW Bersabda:
"Sesungguhnya segala sesuatu itu memiliki jantung, dan jantung Al Qur-an adalah surat Yaa Siin.
Barangsiapa membaca Surat Yaa Siin, maka Allah menetapkan baginya seperti membaca AL Qur-an sepuluh kali."
(HR Tirmidzi).
***

Friday, October 25, 2013

5 strategi dan taktik penyebaran aliran Syi'ah di Indonesia, waspadalah!


Tokoh-tokoh syi'ah Indonesia (dari atas kiri: Haidar Bagir, Jalaludin Rahmat, Muhsin Labib. bawah kiri: Dina Y. Sulaeman, Khalid Al Walid, Haddad Alwi.)
Oleh: Munarman, SH.

(Arrahmah.com) – Perkembangan aliran Syiah di Indonesia mengalami akselerasi yang luar biasa sejak meletusnya Revolusi Iran menumbangkan Rezim Syah Iran Reza Pahlevi, sekitar 1970. Pada masa itu, banyak kalangan muda, baik dari kalangan pondok pesantren maupun kalangan perguruan tinggi terkagum kagum dengan revolusi tersebut.

Titik pusat kekaguman tersebut adalah karena revolusi yang berhasil menumbangkan rezim zhalim dan antek Amerika sekaligus antek zionis Israel. Sehingga image yang dihasilkan dari revolusi Iran tersebut, adalah menjadi ikon bagi kalangan muda untuk menentang hegemoni Amerika dan Israel yang sangat kuat di dunia Islam. Image dan citra sebagai penentang Amrika dan Israel tersebut terus dipropagandakan secara sistematis sebagai pintu masuk penyebaran aliran syiah di Indonesia.

Lima tahapan aliran Syiah dalam menyebarkan ajarannya adalah sebagai berikut, yaitu:

Pertama, membangun keyakinan bahwa Iran dan “Hizbullah” Lebanon-lah pihak satu-satunya yang melawan Amerika dan Zionis. Taktik ini menjadi pintu utama bagi kalangan Syiah dalam mempengaruhi anak muda yang memiliki semangat perlawanan terhadap hegemoni Amerika dan Israel di dun ia saat ini. Dengan slogan slogan anti Amerika dan anti Israel ini, anak anak muda yang hanya bermodalkan semangat perlawanan tanpa memperhatikan aspek akidah, akan hanyut terbawa.

Kedua, mengeksploitasi peristiwa Karbala dengan bersikap ghulu (berlebih-lebihan) untuk menarik simpati kalangan awam agar membenarkan kelompok Syiah.

Ketiga, mengedepankan penggunaan akal, logika dan nalar serta argumen bersifat politik dalam beragama, terutama dalam meriwayatkan pemerintahan era Muawiyah.

Keempat, menggiatkan “Studi Kritis” terhadap hadits-hadits Ahlus Sunnah, khususnya Bukhari dan Muslim, bahkan hingga riwayat sejumlah shahabat, teristimewanya Abu Hurairah RA, dengan berbasiskan logika dan nalar politik.

Kelima, mencela istri-istri Rasulullah SAW dan para sahabat seperti Abu Bakar RA, Umar bin Al-Khaththab RA dan Ustman bin Affan RA.

Dua Kubu besar kelompok Syiah di Indonesia :

Kubu pertama adalah LKAB (Lembaga komunikasi Ahlul Bait) yang merupakan wadah para alumni al Qum.

Kubu ini dimotori oleh ICC Jakarta yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah Republik Islam Iran (RII).  LKAB membawai Yayasan Al Munthazar, Fathimah Aqilah, Ar Radiyah, Mulla Sadra, An Naqi, Al Kubra, Al Washilah, MT Ar Riyahi dan gerakan dakwah Al Husainy. LKAB berkantor di Jl Bintaro KODAM Grand Bintaro Jaksel.

Kubu kedua  dipegang oleh IJABI.

Dalam kubu ini metode taqiyah kurang disenangi. Sebaliknya, IJABI tampak lebih pluralis. Hal ini terlihat dari beberapa tokoh Sunni yang menjadi  pengikut IJABI.  Kiblat IJABI, bukanlah ke Iran, melainkan  Marja Lebanon di bawah pimpinan Ayatollah Sayyed Mohammad Hussein Fadlallah. Tokoh utama di Indonesia adalah Dr Jalaluddin Rahmat.
Sumber: http://www.arrahmah.com/kajian-islam/5-strategi-taktik-penyebaran-aliran-syiah-indonesia-waspadalah.html


***

Wednesday, October 23, 2013

Apa Itu Sistem Dajjal, Umur Umat Islam, Kapan Imam Mahdi Keluar dan Perang-Perang Akhir Zaman

11538941 300x151 Apa Itu Sistem Dajjal, Umur Umat Islam, Kapan Imam Mahdi Keluar dan Perang Perang Akhir Zaman




Ilustrasi Perang Akhir Zaman
Apa itu sistem Dajjal?
Sistem Dajjal adalah sistem kepalsuan, seperti yang terjadi sekarang ini. Orang menyebutnya The New World Order (Tatanan Dunia Baru), meski kenyataannya malah tidak ada tatanan. Yang disebut pejuang hak asasi manusia justru yang sebenarnya teroris. Sedangkan mereka yang dituduh teroris justru sebenarnya orang yang mulia di hadapan Allah.
Apakah sistem Dajjal itu adalah tatanan kehidupan yang kini dikomandani AS?
Ya. Itu tercermin dalam lembaran uang satu dollar AS. Bagian depan itu bergambar Presiden AS pertama, George Washington, dan bagian belakangnya bergambar piramid yang terpotong. Letak gambar piramida ada di belakang, sebagai sinyal bahwa di belakang AS ada kekuatan lain. Pada piramida tersebut ada segitiga bergambar mata satu. Di atasnya ada tulisan “annuis coeptis” (semoga dia senang dengan proyek ini). “Dia” yang dimaksud adalah Si Mata Satu. Di bawahnya ada tulisan “novus ordo seclorum” (tatanan dunia baru). Artinya, ummat seluruh dunia diharapkan masuk proyek tatanan dunia baru dan menerima kepemimpinan Si Mata Satu. Orang yang familiar dengan hadits-hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam akan paham bahwa yang dimaksud Si Mata Satu adalah Dajjal.
Kapan sosok Dajjal akan muncul?
Dajjal sudah ada sejak zaman Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits shahih yang panjang yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Fathimah binti Qais.
Ada seorang pengembara Nashrani yang terdampar di suatu pantai. Ia turun dari kapalnya dan kemudian bertemu binatang aneh. Binantang itu mengantarkannya ke sebuah biara. Di biara tersebut ada seorang pria terpasung. Dia bertanya, “Apakah Sungai Tiberia sudah mengering? Apakah muncul seorang lelaki yang bernama Muhammad yang disebut sebagai nabi akhir zaman? Apakah lelaki itu sudah diusir oleh penduduk di negerinya sendiri? ”
Pengembara Nashrani itu penasaran. Dia kemudian menelusuri jazirah Arab untuk mencari lelaki yang dimaksud. Dia kemudian bertemu Rasulullahshallallaahu ‘alaihi wasallam. Dia bertanya pada beliau, “Siapa orang yang dipasung itu?” Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam menyatakan bahwa pria itu adalah Dajjal. Namun Dajjal tidak akan muncul sebelum Imam Mahdi keluar.
Kapan Imam Mahdi keluar?
Menurut Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, salah satu tandanya adalah meninggalnya atau terbunuhnya seorang khalifah. Namun sekarang sudah tidak ada kekhalifahan. Menurut saya, khalifah yang dimaksud adalah seorang pemimpin negeri Muslim yang sangat nyata. Amin Muhammad Jamaluddin, seorang penulis asal Mesir yang menulis buku “Umur Umat Islam”, menafsirkannya sebagai pemimpin Kerajaan Arab Saudi. Kalau memang benar seperti itu, berarti sudah dekat.
Menurut hadits tersebut, kelak Al-Mahdi akan muncul lalu di-baiat oleh sekelompok pemuda di Ka’bah. Penguasa semenanjung Arab akan langsung mengirim pasukan untuk menangkap para pemuda itu. Tetapi tim itu akan dibenamkan ke bumi oleh Allah, kecuali dua orang saja.
Dua orang tersebut sengaja diselamatkan agar mereka bisa menceritakan pada publik bahwa teman-teman mereka telah tenggelam ke Bumi. Begitu kabar ini tersiar, semua Mukmin yang paham hadits-hadits shahih tentang munculnya Al-Mahdi akan sadar bahwa Imam Mahdi telah muncul. Mereka akan berbondong-bondong untuk ber-baiat.
Bagaimana bila dihubungkan dengan umur ummat Islam?
Menurut Amin Muhammad Jamaluddin, ketika dia menafsirkan beberapa hadits mengenai umur umat Yahudi, Kristen, dan Islam, diisyaratkan bahwa umur umat Islam adalah 1500 tahun. Sekarang sudah 1424 Hijriah [tulisan ini dibuat pada 2003], jadi tinggal 76 tahun lagi. Itu belum dipotong waktu perjuangan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam ketika di Mekkah, yang memakan waktu 13 tahun. Jadi umur ummat Islam tinggal sekitar 63 tahun. [Berarti sekarang tinggal sekitar 54 tahun]
Kapan masa kekhalifahan di akhir zaman —yang menurut hadits akan berlangsung selama 40 tahun— terjadi pada masa damai, maka huru-hara besar itu akan terjadi dalam kurun waktu kurang dari 23 tahun ke depan ini [sekarang berarti kurang dari 14 tahun ke depan]. Kemunculan khilafah akan didahului oleh terjadinya huru-hara dan kaum Muslim akan di bawah komando Imam Mahdi.
Kemunculan Imam Mahdi juga akan ditandai dengan munculnya komet. Menurut yang saya tahu dari para astronom, komet akan muncul pada 2022. Jadi kalau saat itu Imam Mahdi muncul, maka perhitungan itu menjadi sangat mungkin. Atau bisa jadi kemunculan Imam Mahdi justru akan lebih cepat dari itu.
Apa fitur-fitur khusus Imam Mahdi?
Menurut Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, namanya seperti nama Rasulullah shallallaahu’ alaihi wasallam dan nama ayahnya pun sama dengan nama ayah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Bicaranya kurang lancar, sehingga kalau bicara harus menepuk pahanya dulu. Apakah itu berarti dia gagap? Wallahu’alam.
Berapa usia Imam Mahdi ketika muncul?
Usia Imam Mahdi adalah seusia ketika Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallampertama kali berperang. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pertama kali berperang di Perang Badar di usia 55 tahun.
Apakah itu berarti sebenarnya Imam Mahdi sudah ada?
Ya, sudah ada, tapi oleh Allah belum dimunculkan. Sekarang kita tidak tahu Imam Mahdi itu siapa. Dan hal itu bukan hal aneh, karena memang ia akan muncul mendadak.
Bukankah sudah ada beberapa orang yang mengaku sebagai Imam Mahdi?
Tidak bisa. Imam Mahdi di-baiat oleh 313 pemuda di Ka’bah. Jumlah itu sama dengan jumlah pasukan saat Perang Badar. Baiatnya terbuka meski sebenarnya Imam Mahdi enggan dijadikan pemimpin. Bila ada yang mengaku-ngaku Imam Mahdi, maka itu adalah omong kosong.
Apakah kelak Imam Mahdi akan memimpin kekhalifahan Islam?
Ya. Sebelum itu ia akan memimpin beberapa peperangan untuk meruntuhkan The New World Order ini. Perang meruntuhkan maalikan jabariyan ini dimaksudkan untuk mewujudkan The Next World Order .
Perang apa saja itu?
Ada empat perang besar. Pertama, perang melawan penguasa semenanjung Arab. Kaum Muslim menang. Kedua adalah perang melawan penguasa zhalim Persia, Muslim juga menang. Perang selanjutnya adalah melawan Rum atau Eropa, dan menang juga. Ke empat adalah perang melawan Dajjal dan 70.000 tentara Yahudi. [Disarikan dari wawancara Ustadz Ihsan Tandjung/bolehjadikiamatsudahdekat]
Sumber: http://www.islampos.com/apa-itu-sistem-dajjal-umur-umat-islam-kapan-imam-mahdi-keluar-dan-perang-perang-akhir-zaman-24713/


***

Monday, October 21, 2013

Ikut Berkurban, ternyata Lurah Susan dapat Sumbangan Sapi dari Kelompok Liberal


Lurah Lenteng Agung yang digugat warga supaya dipindah, Susan Jasmine Zulkifli ikut berkurban dalam momentum Idul Adha 1434 H ini. Meski Susan sebenarnya beragama Kristen, dia mengaku turut menyumbang seekor sapi Limousin.

"Saya ikut sumbang seekor sapi Limo," ujarnya seperti dikutip Selasa (15/10/2013).
Susan mengatakan, pemberian sapi itu bukan atas namanya, melainkan atas nama Kelurahan Lenteng Agung. Rencananya daging sapi tersebut akan disembelih pada Rabu (16/10) dan dibagikan bagi kaum janda yang kurang beruntung di wilayah kelurahan Lenteng Agung.

Jika bukan dari dirinya dan kelurahan, lalu dari mana Susan mendapatkan sapi itu?.
Ternyata sapi yang disembelih di Kelurahan Lenteng Agung itu merupakan pemberian dari sejumlah lembaga yang selama ini dikenal sebagai kelompok Liberal, di antaranya Yayasan Denny JA, The Ciputat School serta Serikat Jurnalis untuk Keberagamaan (SEJUK). Ketiga yayasan itu sepakat memberikan sapi ini kepada Kelurahan Lenteng Agung.

"Sapi yang untuk Kelurahan Lenteng Agung itu berupa amanah dari Yayasan Denny J.A melalui saya sebagai Lurah Lenteng Agung," ujar Susan seperti dikutip

Sapi yang berasal dari Pacitan ini diikat di sebuah lapangan depan kantor kelurahan. Sapi ini berwarna hitam dan ada tulisan 'Susan' di punggung sebelah kanannya.

Setelah diberikan secara resmi oleh Yayasan Denny JA, Susan diminta untuk bisa memegang sapi itu.
Susan menjelaskan, pihaknya akan membagi rata daging kurban kepada 10 RW yang ada di Lenteng Agung. Setiap RW akan mendapat 20 kg daging sapi. "Jadi ada 20 kupon per RW, bagi rata untuk 10 RW, untuk janda dan keluarga miskin," ujar Susan.


Selain sapi, Susan juga ditipkan untuk mengurbankan seekor kambing. Pemotongan kambing tersebut sudah dilaksanakan Selasa (15/10) kemarin. "Kambing satu ekor sudah dikurbankan," katanya.

Sumber :
http://www.suara-islam.com/read/index/8728/-Ikut-Berkurban--ternyata-Lurah-Susan-dapat-Sumbangan-Sapi-dari-Kelompok-Liberal

***

Ulil Ditolak UIN Riau

Ulil Abshar Abdallah, pentolan Jaringan Islam Liberal (JIL) merasa gusar dengan pencekalan dirinya sebagai salah seorang pembicara seminar bertajuk "Demokrasi di Negara-negera Muslim di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Ahad (20/10/2013) siang.Dalam akun twitternya @ulil, Ulil mengatakan pencekalan ini merupakan kabar buruk dari kebebasan akademik.
"Saya menyesalkan pencekalan saya di UIN Riau. Bagi saya, ini kabar buruk bagi 'kebebasan akademik'," kicau Ulil, Ahad (20/10/2013) siang.

Ulil mengaku dirinya sudah berada di Riau dan bersiap mengisi seminar. Namun, beberapa saat seminar akan dimulai dirinya dihubungi Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Riau bahwa ia dilarang berbicara pada seminar tersebut.

"Alasannya karena ada ancaman dari kelompok-kelompok Islam tertentu yang tak menyukai saya menyampaikan ceramah di UIN Riau," kata Ulil.Rencana kehadiran Ulil Abshar Abdalla menjadi pembicara pada seminar “Demokrasi di Negara-negara Muslim" yang digagas Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hukum, Fakultas Syariah UIN Suska Pekanbaru, Riau menuai kontroversi. Sebagian menolak kehadiran pria yang kini aktif di Partai Demokrat itu."Kita menolak pemikiran-pemikiran liberalnya itu, yang oleh MUI tahun 2005 sudah ada fatwa bahwa pemikiran sekularisme, liberalisme dan plurarisme itu bertentangan dengan Islam.

Kalau mengundang dia, berarti akan mensosialisasikan pemikiran-pemikiran dia kan,” kata Anggota Komisi Ukhuwah MUI Riau, Ir. Muhammadun.Muhammadun meminta agar mahasiswa lebih selektif dalam memilih narasumber.Di masa depan, untuk menentukan siapa yang akan tampil di kampus itu ya dipilih yang mendukung keislaman, bukan yang mendukung sekularisme dan pluralisme.

Mereka ini kan pengusung, penjaja dan pengecer ide-ide liberal. Ada kepentingan asing dibelakangnya. Jadi teman-teman mahasiswa kita himbau supaya tahu orang-orang ini dibelakangnya siapa, siapa yang mendanai, berbahaya atau tidak bagi kampus, mahasiswa dan masyarakat pada umumnya,” tegasnya.Menurut pantauan hidayatullah.com di Riau, meski dilarang pihak rektorat, diskusi tetap berlangsung secara terbatas di sebuah hotel.sumber: hidayatullah.com

Sumber salinan : http://www.suara-islam.com/read/index/8775/Ulil-Ditolak-UIN-Riau

***

Sholat di Hadapat Publik dan Reaksi Warga AS

Islamedia - Dua orang pemuda Muslim Amerika, Adam Saleh dan Sheikh Akbar, yang tercatat sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di New York, saling merekam temannya yang melakukan shalat sunnah dua rakaat di hadapan publik Amerika.

Dalam video yang mereka unggah di situsYoutube dengan judul Praying In Public, disebutkan bahwa mereka membawa kompas untuk mengetahui arah ka’bah. Setelah itu mereka berwudhu, lalu salah seorang di antara mereka melakukan shalat sunnah 2 rakaat dan yang lain merekamnya dengan kamera.

Hal ini mereka lakukan untuk mengetahui reaksi publik Amerika ketika melihat mereka shalat. Di samping itu, tujuan mereka adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa umat Islam mencintai perdamaian melebihi dari apa yang mereka pikirkan.

Shalat di hadapan publik di negara minoritas muslim memang sesuatu yang dianggap aneh. 
Dalam video itu terlihat beragam reaksi orang-orang Amerika melihat dua pemuda ini shalat. Ada yang heran, ada pula yang memotret mereka, bahkan ada yang mengikuti gerakan shalat karena menyangka itu adalah senam Yoga.



Sumber: http://www.islamedia.web.id/2013/10/reaksi-warga-as-ketika-pemuda-muslim.html
***

Mantan Produser `Fitna` Tunaikan Haji


MAKKAH, muslimdaily.net, - Menerima Islam beberapa bulan yang lalu, mantan aktivis anti-Islam yang pernah memproduksi sebuah film menghina Nabi Muhammad (saw) mengatakan ia telah menemukan kedamaian dan ketenangan saat melakukan ibadah haji tahun ini.

"Saya mendapati diriku di antara hati orng-orang yang beriman," ujar Arnoud Van Doorn, mantan anggota Partai Kebebasan yang dipimpin tokoh anti Islam, Geert Wilders, sebagaimana dikutip oleh Saudi Gazette pada hari Jumat, 18 Oktober, demikian lansironislam.net.

"Saya berharap bahwa air mata penyesalan saya akan membersihkan segala dosa saya setelah pertobatan saya," tambahnya dengan haru.

Doorn, mantan anggota Partai Kebebasan (PVV) telah memeluk Islam awal tahun ini setelah melakukan studi mendalam mengenai Islam. Dia termasuk pemimpin partai yang membantu memproduksi sebuah film pendek berjudul 'Fitna' yang menghina Islam dan Nabi Muhammad.

Tapi setelah protes Muslim di seluruh dunia terhadap film yag dibuatnya, Doorn mulai membaca lebih banyak tentang Islam dan Nabi Muhammad SAW, yang akhirnya membawanya untuk memeluk Islam.

Van Doorn menyatakan penyesalannya telah mengambil bagian dalam produksi dari f ilm 'Fitna' yang menyebarkan kebencian dan hasutan. Dan kini dia berada di tempat-tempat suci untuk menebus dosa-dosanya.

"Saya merasa malu berdiri di depan makam Nabi. Saya pikir bahwa saya telah membuat kesalahan besardengan memproduksi film asusila," katanya.

"Saya berharap bahwa Allah akan mengampuni saya dan menerima tobat saya."

Kunjungannya ke tanah suci Makkah dan Madinah bukanlah yang pertama.

Setelah pertobatannya, politisi Belanda langsung menuju kota suci Makkah untuk melakukan umrah setelah bertemu dua imam Masjid Nabawi, Sheikh Ali Al-Hudaifi dan Sheikh Salah Al-Badar.

Dia diberi khotbah oleh dua imam tersebut tentang bagaimana menjalani kehidupan seorang Muslim yang baik dan menghadapi tantangan yang dihadapi Islam di Barat.
Sumber:
http://muslimdaily.net/berita/internasional/mantan-produser-fitna-tunaikan-haji.html#.UmSPBnBSh1g
***

Wednesday, October 9, 2013

Diisukan Gugur, Komandan Militer Pejuang Asing di Suriah Ini Rilis Foto Santai

"Komandan Umar Al-Shishani merilis foto dalam kondisi baik dan sehat setelah rumor dia terbunuh. Allahu Akbar!" kata kontributor Muslimdaily.net, Sabtu (28/9).
Komandan Umar Al-Shishani memiliki nama asli Umar Gorgashvili. Sebenarnya ia kelahiran Georgia. Sejak kecil ia telah memeluk Islam karena berasal dari keluarga muslim meskipun mereka tak bisa mempraktekkan Islam secara penuh karena tertekan di bawah kekuasaan komunis Rusia.
Sebelum bergabung dengan pejuang muslim di Suriah, ia telah lama bertempur di Chechnya selama perang dengan Rusia tahun 2008.

Komandan Umar Al-Shishani saat ini merupakan pimpinan kelompok Jaish al Muhajirin wal Ansar di bawah naungan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Pasukan ini membawahi para pejuang asing lintas negara. 
Pasukan ini pernah terlibat dalam pertempuran Aleppo melawan pasukan Suriah. Pada Oktober 2012 mereka membantu Front Al - Nusra dalam serangan ke Brigade Rocket 606, pertahanan udara dan pangkalan rudal Scud di Aleppo.
Pada Maret 2013, Kavkaz Center melaporkan bahwa Kataeb al- Muhajirin bergabung dengan dua kelompok pejuang warga negara Suriah yang menyebut dirinya Jaish Muhammad dan Kataeb Khattab. Penggabungan ini kemudian membentuk kelompok baru yang disebut Jaish Muhajirin wa Ansar.
Kepemimpinan pasukan kecil ini terdiri dari pimpinan militer, sebuah komite syariat, sebuah dewan Syura, dan lengan media Liwa al-Mujahidin al-Ilami. Sebuah nama yang sama dengan grup media yang didirikan para pejuang asing dalam perang Bosnia.
Pada Agustus 2013, Umar Al-Shishani merilis sebuah pernyataan yang mengumumkan pengusiran salah satu komandannya, Emir Seifullah dan 27 anak buahnya dari pasukan Jaish al Muhajirin wal Ansar. Komandan Umar mengeluarkan mereka karena dianggap memecah belah umat akibat mengobarkan permusuhan dengan warga Suriah setempat dan gampang bertindak takfir terhadap Muslim lainnya.
Selanjutnya, Jaish al Muhajirin wal Ansar bergabung dengan kelompok pejuang yang lebih besar di bawahIslamic State of Iraq and Sham (ISIS). Saat ini, komandan Umar Al-Shisani menjadi Amir Wilayah Utara Suriah di bawah kekuasaan ISIS. [mzf/bbs]
Sumber : http://muslimdaily.net
***

Wednesday, September 25, 2013

Tempat Terbunuhnya Dajjal (1)

Oleh Saad Saefullah — Kamis 14 Ramadhan 1433 / 2 Agustus 2012 14:48
lod3 Tempat Terbunuhnya Dajjal (1)DARI Abdullah Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah saw bersabda “Ketika saya sedang tidur, saya bermimpi melakukan tawaf di Kaabah, lalu ada seorang berambut lebat yang meneteskan air dari kepalanya, lalu aku tanyakan siapakah ini, mereka menjawab, ”Ibnu Maryam as”, kemudian aku berpaling dan melihat seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah, berambut keriting, matanya buta sebelah, dan matanya itu seperti buah anggur yang masak (tak bersinar). Mereka mengatakan, ”Ini Dajjal”. Dia adalah orang yang paling mirip dengan Ibnu Qathn, seorang laki-laki dari Khuza’ah,” (HR al-Bukhari, dan Muslim).

Dari Anas, beliau berkata, Rasulullah saw bersabda, “Dajjal itu matanya terhapus (buta), tertulis di antara kedua matanya kafir, kemudian beliau mengejanya, kafir yang boleh dibaca oleh setiap orang muslim dan di antara kedua matanya terdapat tulisan “kafir”,” (HR Muslim).

Pada hadis pertama di atas menyebutkan beberapa ciri fisikal dajjal, yaitu postur tubuhnya gemuk, kulitnya kemerah-merahan, sebelah matanya buta, matanya seperti buah anggur yang masak. Dan pada hadis kedua disebutkan ciri yang lain, yaitu tertulis huruf ‘kafir’ di antara kedua matanya. Tanda itu bisa dipahami oleh setiap muslim baik yang boleh membaca maupun yang buta huruf.

Ummu Syuraik bertanya kepada Rasulullah tentang hari dajjal : “Ya Rasulullah ke mana orang-orang Arab ketika itu?”. Rasulullah menjawab “Jumlah mereka pada waktu itu terlalu sedikit. Mereka lari ke Baitulmaqdis menjumpai Imam (Imam Mahdi) mereka. Ketika Imam mereka sudah berdiri di depan untuk mengimamkan solat subuh, tiba-tiba datang Isa Bin Maryam. Imam itu mahu mundur untuk memberi peluang kepada Isa, tetapi Isa sambil memegang bahu Imam itu berkata : “Teruskanlah, sesungguhnya Iqamat dibacakan untuk engkau”. Maka shalatlah mereka semua di belakang Imam tadi.

“Selesai shalat, Isa A.S. berkata kepada semua jemaah : “Bukakan pintu itu”. Mereka membuka pintu Masjid itu, tiba-tiba Dajjal sudah berdiri di situ dan di belakangnya ada 70,000 orang Yahudi lengkap bersenjata. Melihat Isa A.S. ada di dalam masjid itu, Dajjal tiba-tiba sahaja cair seperti cairnya garam disirami air. Dajjal lari kerana ketakutan Isa terus sahaja mengejarnya kemudian menjumpai di Babu Luddi dan di situlah Isa A.S. membunuhnya. Orang-orang Yahudi cuba melarikan diri dan bersembunyi tetapi semua benda tempat mereka bersembunyi akan berkata-kata dengan izin Allah. Benda-benda dimaksudkan termasuklah dinding, batu, pokok, kayu dan termasuk juga sepohon pokok berduri (disebut pokok Yahudi).”

lod 31 Tempat Terbunuhnya Dajjal (1)

Lod  (Bahasa Ibrani: לוֹד‎; Arab: اَلْلُدّْ‎, al-Ludd; Greco-Latin Lydda), juga dieja dan disebut Ludd, ialah sebuah pangkalan udara di Daerah Tengah, Israel, sekitar 20 kilometer di tenggara Tel Aviv dan 3 kilometer utara Ramallah. Pada akhir tahun 2007, kota ini berpenduduk 67,000 orang, di mana 80%-nya adalah kaum Yahudi, dan  20% lagi dari umat Arab Palestina.

Nama lama kota ini, selama ribuan tahun, ialah Lydda, Lydea dan Al-Lydd, dan kota ini juga terkenal dengan nama Diospolis. Dalam Injil 1 Tawarikh 8 disebutkan bahwa kota ini menjadi tempat tinggal bagi Suku Bunyamin (anak kepada Nabi Yaakub a.s. dan adik kepada Nabi Yusuf a.s.). Konon, di tempat inilah Santo Peter menyembuhkan seseorang yang mengalami penyakit lumpuh, seperti yang disebutkan dalam Kisah Para Rasul 9: 32-38.

Di kota ini ada sebuah gereja yang dikenali sebagai: Gereja Santo Georgius dan sebuah masjid yakni: Masjid El-Chodr. Bagian tempat peribadatan itu membentuk kompleks bangunan, gereja dan masjid itu juga memiliki pintu masuk yang unik.

lod41 Tempat Terbunuhnya Dajjal (1)

Kota ini dikenali karena mempunyai bandara udara internasional  yang mempunyai banyak persamaan dengan Bandar Tel Aviv yakni Bandar Ben Gurion. Juga telah adanya jalan raya dan jalur KA yang menghubungkan kota ini dengan Tel Aviv.

Bandar udara Internasional Israel Ben Gurion (dahulunya dikenali sebagai Bandara Udara Lydda, RAF Lydda, dan Bandara Udara Lod) terletak di bandar ini. Mengikut perspektif Islam pula, di pagar atau tembok Kota Lod inilah akan terjadinya pembunuhan Dajal oleh Nabi Isa as. [zilzhaal]

BERSAMBUNG

Sumber :
http://www.islampos.com

Baca Juga :
Tempat Terbunuhnya Dajjal? Dari Iran Muncul Dajjal?
Mengapa Dajjal Disebut Al Masih?
***

Tempat Terbunuhnya Dajjal (2 – Habis)

ummayad 1 Tempat Terbunuhnya Dajjal (2   Habis)
DALAM hadits Nawwas bin Sam’an yang panjang yang membicarakan kemunculan Dajjal dan turunnya Isa alaihissalam, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

“Ketika Allah telah mengutus al-Masih Ibnu Maryam, maka turunlah ia di menara putih di sebelah timur Damsyik dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan zafaran, dan kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat; bila ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatan landai seperti mutiara. Maka tidak ada orang kafir pun yang mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lalu Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang darjat mereka di syurga.” (Shahih Muslim, Kita Al-Fitan wa Asyrathis Sa’ah, Bab Dzikr Ad-Dajjal 18:67-68)

Aus bin Aus Ats-Tsaqafi meriwatkan bahwa Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasallam bersabda, “‘Isa bin Maryam akan turun di Menara Putih sebelah timur Kota Damsyik.” (HR Thabrani)

Menurut Ibnu Katsir Nabi Isa akan turun disisi menara sebelah timur Masjid Jamik Umawi iaitu di sebelah timur Damaskus/Damsyik. Menara tersebut telah diperbaiki pada zaman Ibnu Katsir iaitu pada tahun 741 Hijrah. Pembiayaanya diambil dari harta orang-orang Nasrani yang sebelumnye telah membakar menara tersebut.

Hafiz Ibnu Katsir dalam an-Nihayah berkata, “Inilah pendapat yang lebih masyhur tentang tempat turunnya Isa, iaitu di menara putih di timur Damsyik. Dan saya telah melihat di sebagian buku bahwa Isa turun di menara putih sebelah timur Jami’ Damsyik. Mungkin inilah yang lebih valid dan bunyi riwayatnya, ‘Maka dia turun di atas menara putih yang ada di timur Damsyik’. Jadi rawi membuat redaksi sendiri sesuai dengan apa yang dia fahami. Dan di Damsyik tidak ada menara yang dikenali dengan menara timur kecuali menara yang berada di timur Jami’ Umawi dan inilah yang lebih cocok dan lebih sesuai kerana Isa turun pada saat didirikannya shalat…” (An-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim I/192)

Menurut Sami bin Abdullah Al-Maghluts pula dalam bukunya Athlas Tarikh al-Anbiya’ wa ar-rosul (atlas sejarah nabi dan rosul) ada dua buah menara yang sangat mirip sebagaimana disebutkan dalam hadist di atas. Kedua menara itu adalah menara Masjid al-Umawi (Umayyah) yang di bangun oleh al-Walid bin Abdul Malik (lihat atlas hadist karya Syauqi Abu Khalil) dan menara tembok damaskus. Kedua tempat tersebut memiliki kemiripan yang diduga disana lah Isa AS akan turun.

Sifat Dan Rupa Nabi Isa Alaihissalam

Adapun sifat-sifatnya maka Nabi kita saw telah menyatakan bahawa Isa adalah laki-laki berperawakan sedang tidak tinggi tidak pendek, berwajah bulat, berkulit kemerah-merahan, berdada lapang, orang yang paling mirip dengannya adalah Urwah bin Mas’ud ast-Tsaqafi.

Dari Abu Hurairah bahawasanya Rasulullah saw bersabda, “Antara diriku dengan Isa tidak ada nabi, dan sesungguhnya dia pasti turun. Jika kalian melihatnya maka kenalilah dia. Sesungguhnya dia berperawakan sedang, putih kemerah-merahan, dia turun di antara dua potong baju berwarna kekuning-kuningan, kepalanya seolah-olah menetes walaupun tidak basah, dia memerangi manusia di atas Islam, lalu dia mematahkan salib, membunuh babi dan menghapus jizyah. Pada masanya Allah menghancurkan semua agama kecuali Islam, dia membunuh al-Masih ad-Dajjal kemudian tinggal di bumi selama 40 tahun kemudian wafat dan kaum muslimin menshalatkannya.” (HR. Abu Dawud, al-Hakim dan Ibnu Khuzaimah)

Dari Abu Hurairah, Nabi saw bersabda, “Pada malam Isra’…. Dan saya bertemu dengan Isa. Lalu Nabi saw menjelaskan ciri-cirinya, ‘Orangnya sedang, kulitnya kemerah-merahan, seolah-olah dia habis mandi, saya melihatnya…’.” (HR. al-Bukhari, Muslim dan at-Tirmidzi)

Dari Jabir bin Abdullah bahawa Rasulullah saw bersabda, “Saya bertemu dengan para nabi, ternyata Musa…. Saya melihat Isa bin Maryam, ternyata orang yang paling mirip dengannya adalah Urwah bin Mas’ud….” (HR. Muslim dan at-Tirmidzi). Dari Abdullah bin Abbas Rasulullah saw menceritakan malam Isra’nya, beliau bersabda, “Saya melihat Isa berperawakan sedang kemerah-merahan berambut lurus….” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

HABIS
Sumber: http://www.islampos.com

Baca Juga :
Dari Iran Muncul Dajjal?
***
****