**
Showing posts with label Infotaiment. Show all posts
Showing posts with label Infotaiment. Show all posts

Thursday, May 16, 2013

Menanggapi Gossip Mereka Yang Beredar

Liputan6.com, Jakarta : Dirundung prahara terseret lingkaran koruptor, nyatanya tak membuat model Vitalia Shesya menutup diri. Wanita cantik yang sempat dihadiahi mobil dan perhiasan oleh Ahmad Fathanah, tersangka koruptor impor daging sapi, itu memilih bangkit dari keterpurukan.

Vitalia yang juga sempat terkenal melalui sejumlah foto seksinya di sebuah majalah pria dewasa itu pun tertunduk malu. Wanita berusia 26 tahun itu pun bertekad mengubah image atau citra negatif terhadap dirinya. "Ambil hikmahnya saja dari kejadian kemarin," ujar Vitalia saat dijumpai tim Halo Selebriti yang ditayangkan di SCTV, Rabu (15/5/2013).

Dan, bak gayung bersambut, pengacara Farhat Abbas akan menduetkan Arya Wiguna `Demi Tuhan` dan Vitalia Shesya untuk menyanyikan sebuah lagu.

Sebelumnya, Farhat juga berencana menjodohkan Vitalia dengan Arya Wiguna--mantan murid Eyang Subur, yang terkenal dengan seruan `Demi Tuhan` yang banyak diparodikan di situs berbagai video YouTube



Benarkah Farhat Abbas ingin menjodohkan Vitalia dan Arya lantaran keduanya sama-sama pernah gagal dalam berumah tangga?

"Aku ketemunya di rumah Mas Farhat, kebetulan ada Mas Arya. Ya, Mas Arya baik. Minta foto, ya sudah gitu...," beber Vitalia. "Jadi nggak ada hubungan apa-apa sama sekali. Cuma, benar kan jadi gosip...," imbuh Vitalia

"Itu sih bisa-bisanya Bang Farhat saja, `Ya, kita jodohkan saja, yang satu janda, yang satu duda,`" timpal Arya Wiguna.

Terlepas dari gosip tersebut, baik Vitalia maupun Arya akan merilis sebuah single yang akan menahbiskan keduanya sebagai penyanyi. Namun Arya berniat melepaskan embel-embel yang berbau Eyang Subur meski seruan `Demi Tuhan` saat perseteruan dengan mantan guru spiritualnya tersebut telah melambungkan namanya.(Ans)
Sumber: Liputan6.com
***

Friday, May 3, 2013

Lawan Eyang Subur, Adi Bing Slamet Didampingi TPM

TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Adi Bing Slamet memenuhi panggilan menjadi saksi ke Polda Metro Jaya,

Kamis 2 Mei 2013. Kedatangannya didampingi oleh Tim Pengacara Muslim (TPM). "Kami membela Adi sebab bukti permulaannya cukup," ujar Ketua Dewan Pembina TPM Mahendradatta di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis, 2 Mei 2013.

Polisi memeriksa Adi sebagai saksi atas kasus penistaan agama yang dilakukan Eyang Subur. Beberapa mantan pengikut Eyang Subur juga turut mengiringi Adi dalam pemeriksaan yang digelar pukul 11.30 WIB ini.

Mahendradatta menegaskan bahwa sudah sewajarnya Eyang Subur dilaporkan dengan tuduhan melakukan penodaan agama. Ia dianggap memenuhi satu dari tiga unsur pidana itu. "Ia mengatasnamakan agama untuk kepentingan pribadinya," ujar Mahendradatta.

Penyalahgunaan itu, kata Mahendra, nampak ketika Eyang Subur mengutip ayat Al Quran untuk 'merekrut' Adi sebagai pengikutnya. "Kalau dia tak membawa-bawa agama, mana mau Adi ini jadi pengikutnya," ujar Mahendradatta. Selain itu saat merekrut pengikut, Subur juga mengambil sumpah murid-muridnya sesuai dengan ajaran Islam. "Nanti (Adi) akan bersaksi soal itu," ujar Mahendra.

Mahendra menilai kesaksian Adi dan mantan murid Eyang Subur, Arya Wiguna, patut diperhitungkan polisi. "Kesaksian satu orang bisa diabaikan, tapi (kesaksian) dua orang atau lebih bisa menjadi alat bukti," ujarnya.

Adi dan Arya sudah masuk ke ruang penyidik pukul 11.30 WIB. Keduanya dipanggil oleh penyidik Komisaris Polisi Arif Setiawan dalam pemeriksaan pelaporan kasus penistaan agama oleh Subur. Dalam surat panggilan dijelaskan kalau Subur dilaporkan melanggar pasal 156A KUHP tentang penistaan agama yang dilakukan sejak 1995 hingga 2010.

M. ANDI PERDANA
Sumber : TEMPO.CO
***

Saturday, March 30, 2013

Dukung Adi Bing Slamet, FPI Awasi Rumah Eyang Subur

JAKARTA -- Front Pembela Islam (FPI) menyatakan ikut mendukung langkah Adi Bing Slamet yang membeberkan praktek sesat yang diduga dilakukan Eyang Subur.

Pimpinan FPI bahkan sudah meminta Adi Bing Slamet untuk meneruskan perjuangannya memerangi ilmu sesat."Beberapa bulan Adi Bing Slamet sudah melapor ke FPI, saya sendiri yang menerima. Kami mendukung siapapun yang ingin memerangi aliran sesat," ujar Habib Salim Alatas, Ketua DPD FPI DKI Jakarta saat dihubungi via telepon, Rabu (27/3) malam.

Sejak Adi Bing Slamet melaporkan aliran sesat tersebut, katat Habib Salim, FPI kini terus mengawasi gerak-gerik Eyang Subur termasuk menempatkan orang-orang FPI di sekitaran rumah tokoh spiritual tersebut.

"Kami sudah mengawasi rumahnya, sudah ada orang-orang FPI ditempatkan di sana. Kami juga sudah pernah masuk rumah Subur," terangnya.

Terkait permintaan perlindungan Eyang Subur ke Mabes Polri, menurut Habib Salim, hal itu  sebagai suatu hal yang wajar. Namun FPI, kata dia, tetap akan membantu Ading Bing Slamet.

"Kalau pengacaranya datang ke Mabes Polri untuk minta perlindungan itu hak dia. Tapi jangan salahkan kami juga untuk memberantas aliran sesat. Intinya aliran sesat tidak boleh dibiarkan, jangan ada di muka bumi," tegas Habib Salim. (abu/jpnn)
Sumber : jpnn.com
***

Kuasa Hukum Eyang Subur: Ini Masalah Kecemburuan Antara Adi Dengan Unang

PERSETERUAN antara Adi Bing Slamet Cs dengan Eyang Subur belum ada tanda-tanda mereda.
Berbagai upaya mediasi coba dilakukan, tapi belum menemukan titik temu. Adi Bing Slamet Cs masuk terus bicara ke media menjelek-jelekkan Eyang Subur. Berbagai tuduhan negatif dialamatkan pada pria berusia 70 tahunan itu.

Ketika ditanya apa sebenarnya akar permasalahan yang memicu perseteruan antara Adi dengan Eyang, kuasa hukum Eyang Subur mengatakan hal yang cukup mengejutkan. Menurut Ramdan Alamsyah, kuasa hukum Eyang Subur,  perseteruan ini katanya dipicu oleh persoalan sepele, yakni masalah kecemburuan.
Ramdan lalu melanjutkan, Adi cemburu pada Unang karena mendapatkan hadiah mobil dari Eyang Subur.  Sementara Adi Bing Slamet hanya mendapat motor. Merasa tidak puas diperlakukan seperti itu, Adi pun balik menyerang sosok yang sejak belasan tahun silam sangat dikaguminya itu.

“Ini masalah kecemburuan antara Adi dengan Unang. Unang dikasih mobil, Adi cuma dikasih satu motor,” ucap Ramdan Alamsyah pada sejumlah wartawan, Jumat (29/3) kemarin.

Sebelumnya, Mpok Atiek menginformasikan bahwa Adi Bing Slamet telah menjadi anak angkat dari Eyang Subur.  Mpok Atiek pun membeberkan kedekatan hubungan Adi dengan Eyang Subur.


Tapi benarkah hanya soal itu yang memicu kemarahan Adi Bing Slamet pada Eyang Subur? Kita tunggu saja fakta-fakta yang akan terungkap.
(man/yb)
***

Mantan Juru Kunci Beberkan Ritual Mistis Eyang Subur

ADI Bing Slamet bersama puluhan orang yang mengaku sebagai korban Eyang Subur muncul di hadapan media, Senin (25/3) petang.
Di antara sekian banyak orang, yang paling menarik perhatian adalah keberadaan seorang pria paruh baya bernama Ujang.

Ujang pernah mendampingi Subur selama 23 tahun sebagai pelayan pribadi atau juru kunci. Bahkan Ujang sudah bekerja untuk Subur sejak dia masih berprofesi sebagai tukang jahit.

Di hadapan wartawan, Ujang menceritakan ritual-ritual yang kerap dilakukan oleh para tamu yang datang menghadap Subur. Ritual itu biasa dilakukan pada malam Rabu dan malam Jumat.
"Ada kopi pahit, kopi manis, dan air garam. Air garam diminum dan untuk cuci muka. Kopi manis dihabisin, kopi pahit juga dihabisin," tutur Ujang.

"Saya yang bikinin kopi dan air garam itu untuk tamu," imbuhnya.
Setelah mengkonsumsi tiga jenis minuman tadi, para pasien juga diwajibkan untuk mandi. Kapan pasien-pasien itu harus mandi, waktunya juga ditentukan oleh Subur.

"Mandinya tunggu perintah Eyang. Nanti sisa air mandinya dibuang di tempat-tempat yang ditunjuk Eyang," paparnya.

Menurut Ujang, kebanyakan tamu yang datang ke rumah Subur meminta dilancarkan segala urusan dan usahanya.

Ujang akhirnya memutuskan untuk keluar keluar dari rumah Subur pada 2009 lalu, karena semakin banyak merasakan ketidakberesan di tempat tersebut.
"Alhamdulillah saya dapat hidayah," ucapnya.
(ari/gur)
Sumber : Bintang Online

***

Gilir Beberapa Istri Dalam Semalam, Eyang Subur Hyper Sex - Sering Beli Viagra

AKTRIS lawas Thenzara Zaidt, yang terkenal lewat peran Ibu Subangun, mengaku sebagai mantan pengikut Eyang Subur.

Sama seperti teman-temannya, dia juga melihat berbagai keanehan dari Subur, pria yang sebelumnya dia anggap sebagai panutan itu.

Salah satu yang diingat oleh Thenzara adalah aktivitas seks Subur yang dia nilai cukup tinggi. Menurutnya, Subur bisa berhubungan dengan beberapa istrinya dalam waktu semalam.

"Mungkin dia hyper sex. Jam berapa gitu istri pertamanya masuk (kamar), istri keduanya berikutnya. Jadi digilir," bebernya, saat jumpa pers di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (25/3).
"Dia juga sering beli obat kuat," imbuhnya.

Cerita Thenzara diamini oleh Adi Bing Slamet yang duduk di sebelahnya.
"Iya dia sering nitip beli Viagra," kata Adi.

Lebih lanjut, Thenzara mengatakan, dirinya  termasuk artis yang dijadikan sumber pendapatan Subur. Subur selalu meminta jatah dari hasil kerjanya.

"Kalau saya dapat honor, sepertiga harus kasih ke dia. Kalau enggak dikasih, saya disumpahin. Ini eyang macam apa," sungutnya.
(ari/gur)
Sumber: Bintang Online

***

Sang Istri Septian Dwi Cahyo Direbut Dijadikan Istri Ke 8



SEMAKIN banyak cerita yang mengemuka seiring perseteruan Adi Bing Slamet dengan Eyang Subur.
Salah satu kisah paling memilukan dialami oleh aktor sekaligus seniman pantomim Septian Dwi Cahyo.
Arya Wiguna, rekan ketika sama-sama menjadi pengikut Subur, mengatakan bahwa keluarga Septian hancur akibat ulah paranormal berusia 70 tahunan itu.

Septian harus bercerai dari istrinya, Nita. Dan kemudian Nita dinikahi Subur.
"Istri Septian direbut, dijadikan istri ke-8 si Subur," ungkap Arya, saat jumpa pers di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (25/3).

Hingga saat ini, Septian yang sudah menikah lagi dengan wanita lain, enggan bergabung dengan para korban Subur yang lain.

Menurut Arya, Septian takut mengungkap masalah ini ke media, karena dua anaknya masih berada di tangan Subur.

"Nino dan Nanet (anak Septian) itu amanah dari Yang Maha Kuasa. Selamatkan dia. Jangan takut. Kalau Mas Septian mau gabung, kita akan lebih kuat," pesan Arya.
(ari/gur)
Sumber : Bintang Online
***

Korban Eyang Subur (Adi Bing Slamet Cs.) Menabuh Genderang Perang

PEMUNCULAN Adi Bing Slamet di media dan berbicara soal praktek misterius Eyang Subur, membangkitkan keberanian banyak orang untuk ikut menyuarakan cerita yang sama.
Senin (25/3) petang, Adi bersama puluhan orang yang mengaku sebagai korban Eyang Subur, menggelar jumpa pers di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

"Demi Allah saya enggak nyangka bakal begini besar. Apa yang saya lakukan adalah untuk selamatkan teman saya, dan selamatkan ummat," kata Adi.

Adi kemugian memperkenalkan beberapa di antara rekan-rekannya yang hadir. Salah satunya Arya Wiguna.
"Arya ini keluarganya dihancurkan, sehancur-hancurnya. Ekonominya hancur, rumah tangganya berantakan, sempat dibikin gila, sampai mau gantung diri," tutur Adi.

"Saya kenal Subur September tahun 2000 lewat Septian Dwicahyo," kata Arya.
"Waktu itu saya serahkan mobil saya, keponakan istri saya diambil, dijadikan istri keenam. Bapaknya nengok engak boleh, kalau mau nengok, enggak boleh bawa apa-apa," imbuhnya.
Arya terlihat sangat emosional saat menuturkan pengalamannya soal Subur. Dia sempat berteriak, menggebrak meja, dan menantang Subur.

 "Nyawa dibayar nyawa, keluargamu akan hancur seperti keluarga saya Subur," wanti Arya.
Dalam jumpa pers itu, Adi dan kawan-kawan menyatakan kesiapan mereka untuk menghadapi Subur.
Di antara para korban tanpak pula seorang ibu yang dulu moncer berkat peran antagonisnya sebagai 'Ibu Subangun' di salah satu serial legendaris TVRI "Keluarga Rahmat".
(ari/gur)
Sumber: Bintang Online
***

Mpok Atiek Lihat Ada Minuman Beralkohol di Acaranya Eyang Subur

JAKARTA
Mpok Atiek beberapa kali menghadiri acara yang diadakan Eyang Subur. Salah satunya adalah pesta ulangtahun Eyang di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Sepengetahuannya memang ada minuman beralkohol dalam acara itu.

"Kalau sepengetahuan emak sih iya. Semacam wine gitu," ucapnya, saat ditemui semalam di studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan.

Namun, Mpok Atiek sama sekali tidak mengetahui kalau para tamu yang menghadiri acara yang diadakan Eyang Subur itu, sampai mabuk-mabukan. Sebab, ia selalu pulang sebelum acara kelar.

"Emak kan kalau datang enggak pernah sampai selesai. Paling, datang langsung cium tangan, cipika-cipiki (cium pipi kanan dan pipi kiri), kumpul-kumpul bareng artis yang lain, nyanyi, terus pulang," ucapnya.

Sebelum pulang, Mpok Atiek biasanya mendapatkan angpao. Namun, ia menilai hal itu, sangat wajar karena angpao itu sebagai honornya menyanyi dalam acara tersebut.

Sumber: Tribun.com
***

Adi Bing Slamet Bilang Eyang Subur Hobi Nonton Blue Film

JAKARTA - Adi Bing Slamet terus membongkar tingkah laku Eyang Subur di hadapan publik. Ia membongkarnya supaya tidak ada lagi korban berikutnya. Ia tak segan-segan menuturkan bahwa Eyang Subur memiliki hobi menonton film porno.

Eyang Subur pernah memberikan koleksinya film pornonya kepada putra komedian lawas almarhum Bing Slamet itu. "Kalau benar dia seorang panutan, masa hobinya menonton blue film (film porno). Masa saya saja sampai dikasih," ucap Adi Bing Slamet, Senin, (25/3/2013), di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

Adi juga menuturkan Eyang Subur bukan hanya hobi menonton film porno. Tetapi juga mengedit setiap adegan film tersebut di kamar pribadinya. Kemudian hasilnya diberikan kepada pengikutnya. Termasuk Adi.
"Dia demen mengedit di kamarnya. Terus sesudahnya dikasih ke saya. Katanya, 'nih saya sudah editkan yang bagus-bagus," papar pria yang ngetop sebagai penyanyi cilik di pertengahan tahun 1970-an itu.

Adi Bing Slamet sekarang telah memutuskan hubungan dengan Eyang Subur. Ia sadar telah melakukan kesalahan selama 17 tahun menjadi pengikut Eyang Subur.

Sumber: Tribun.com
***
****