Kamis, 13 Juni 2013

FPI: Apa Tantowi Buta & Tuli tak Tahu Israel Jajah Muslim Palestina?

JAKARTA (voa-islam.com) - Kunjungan illegal anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Tantowi Yahya ke Israel bersama para petinggi media dan tokoh nasional dikecam Front Pembela Islam (FPI).

Melalui Ketua Umum FPI, Habib Rizieq Syihab menyatakan kunjungan tersebut tak berhak mengatasnamakan Indonesia serta telah melukai hati umat Islam.


“Tantowi Yahya dan gerombolannya dalam kunjungan mereka ke parlemen Israel tidak berhak mengatasnamakan Indonesia. Kerena kunjungan illegal tersebut telah melukai hati umat Islam Indonesia, sekaligus telah melecehkan amanat muqaddimah UUD 1945 yang anti penjajahan,” ungkap Habib Rizieq Syihab melalui pesan singkat yang diterima redaksi voa-islam.com, Rabu (12/6/2013).
...Bagaimana bisa Tantowi Israel tidak memusuhi Islam? Apa dia buta dan tuli, sehingga tidak tahu bahwa Israel itu menjajah negeri Islam Palestina

Untuk itu, FPI mendesak agar Tantowi Yahya dipecat dari DPR RI dan partai Golkar. “BK (Badan Kehormatan) DPR RI dan partai Golkar harus menyidang Tantowi dan memecatnya dari anggota Komisi I DPR RI dan dari Golkar,” sambungnya.

Habib Rizieq dengan tegas membantah pernyataan Tantowi Yahya yang mengatakan Israel tidak memusuhi Islam. Padahal, faktanya Israel telah menjajah negeri Muslim Palestina dan melecehkan Masjid Al-Aqsha.
...Heran, kok Golkar meletakkan orang yang mengalami keterbelakangan intelektual sebagai anggota DPR RI

“Bagaimana bisa Tantowi Israel tidak memusuhi Islam? Apa dia buta dan tuli, sehingga tidak tahu bahwa Israel itu menjajah negeri Islam Palestina dan berulangkali menistakan kesucian Masjidil Aqsha, serta sering membombardir Gaza yang mengakibatkan banyak korban luka  dan cacat bahkan mati dari kalangan wanita dan anak-anak umat Islam yang tidak berdosa!” tandasnya.


Atas sikap kontoversial Tantowi tersebut, Habib Rizieq mempertanyakan partai Golkar yang telah menjadikan Tantowi sebagai anggota DPR RI.

“Heran, kok Golkar meletakkan orang yang mengalami keterbelakangan intelektual sebagai anggota DPR RI?“ pungkasnya. [Ahmed Widad]

Sumber: VOA- Islam.com

0 komentar:

Posting Komentar