**

Wednesday, April 3, 2013

Fajar Sidiq, Pedagang Busana Muslim Di Culik Densus 88

Bantah Anaknya Ditangkap di Semarang, Ayah Fajar: Boy Rafli Amar Bloon


TASIKMALAYA (voa-islam.com) - Orang tua Fajar Sidiq membantah keterangan Mabes Polri bahwa Fajar ditangkap di Semarang. Menurut Khoir, ayah Fajar, anaknya ditangkap hendak mencari informasi biaya pengiriman barang ke konter logistik Dakota.

Fajar Sidiq, pemuda kelahiran Tasikmalaya, 1984 ini tinggal di Jl. Leuwi Anyar RT. 05, RW. 021, Cipedes, Tasikmalaya. Sehari-hari kegiatannya berdagang busana muslim dan rumahnya berdekatan dengan orang tuanya.

Menurut sang ayah, Fajar diculik Densus 88 saat pergi mengendarai motor Suzuki Shogun warna oranye, ketika menuju konter pengiriman barang Dakota Jl. Muhammad Hatta, Kalangsari, Tasikmalaya, yang tak jauh dari rumahnya, pada hari Rabu (27/3/2013).

“Kejadiannya ada penyergapan orang, yang disergap itu motornya oranye. Itu pas, anak saya pakai motor Shogun oranye. Katanya dia ditendang dari motor, dicekik, terus dimasukkan ke mobil Avanza. Banyak orang di sana yang melihat di dalam mobil itu senjata laras panjang semua,” tuturnya kepada voa-islam.com, Rabu (3/4/2013).
...Setelah Fajar ditangkap, kemarin Boy Rafli Amar mengatakan Fajar Sidiq ditangkap di Simpang Lima Semarang  pada tanggal 28, itu blooon!

Khoir kesal dan membantah ketika mendengar keterangan Mabes Polri yang menyatakan anaknya ditangkap di Simpang Lima, Semarang pada Kamis (28/3/2013). Padahal, Fajar ditangkap di Tasikmalaya pada Rabu (27/3/2013).

“Setelah Fajar ditangkap, kemarin Boy Rafli Amar mengatakan Fajar Sidiq ditangkap di Simpang Lima Semarang  pada tanggal 28, itu blooon!” tegasnya.

Untuk diketahui, dalam konferensi persnya pada Selasa (2/4/2013) kemarin, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjenpol Boy Rafli Amar mengatakan, Fajar yang dituduh terlibat dalam perampokan toko emas di Tambora ditangkap di Simpang Lima, Semarang.

"Hari ini ada penahanan terhadap terduga teroris, dilakukan penangkapan pada 28 Maret 2013, di Simpang Lima, Semarang," ungkap Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Boy juga menuding Fajar adalah pelaku perampokan toko emas di Tambora yang diungkap Polda Metro Jaya.

"Fajar Sidik alias Jejen alias Usep. Ditangkap setelah dilakukan pengembangan terhadap empat orang tersangka yang sebelumnya tertangkap Polda Metro," ungkap Boy.  [Ahmed Widad]
Sumber: VOA Islam.com
***

No comments:

Post a Comment