Jumat, 12 April 2013

Besok, 10 Ribu Warga Muhammadiyah Kepung DPR Tolak RUU Ormas

JAKARTA (voa-islam.com) - Koordiantor Lapangan Aksi Unjuk Rasa Warga Muhammadiyah, Muhammad Nouval Dunggio mengabarkan, besok, Jum’at (12/4) akan berkumpul di depan Gedung DPR – Senayan , Jakarta untuk menolak RUU Ormas.

Aksi besar-besaran ini akan mengerahkan 10 ribu warga Muhammadiyah se-Jabodetabek. Massa direncanakan akan berada di depan Gedung DPR sebelum shalat Jum’at.  “Kami akan melaksanakan shalat Jum’at di jalan raya. Dipastikan, besok warga Muhammadiyah bersama elemen ormas Islam lain, akan bergabung dalam barisan ini,” ujar Nouval kepada voa-islam di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, kemarin.

Aksi unjuk rasa warga Muhammadiyah ini merupakan instruksi dari PP Muhammadiyah yang diketuai oleh Din Syamsuddin. Rabu siang, para pimpinan wilayah Muhammadiyah terlihat berkoordinasi untuk mempersiapkan aksi besok di depan gedung DPR.

Sikap PP Muhammadiyah
Dalam pernyataan sikapnya, ada beberapa pokok pikiran PP Muhammadiyah terhadap RUU Ormas.  Setelah mencermati RUU Ormas yang sekarang sedang dibahas DPR, Muhammadiyah yang ditandatangani oleh Ketua Umum Din Syamsuddin menyatakan:

Pertama, draft RUU Ormas yang dibahas DPR, potensial membatasi kebebasan berserikat, memperlemah kreativitas dan perilaku represif dari aparatur pemerintah yang bertentangan dengan UUD 1945 dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM).

Kedua, Muhammadiyah mendesak kepada DPR untuk menghentikan seluruh proses pembuatan UU Ormas. Pembahasan UU Ormas menimbulkan kegaduhan dan instabilitas politik, terutama menjelang pemilu 2014 yang memerlukan suasana yang kondusif, stabil dan dinamis.

Ketiga, dalam rangka menjaga ketertiban dan kerukunan masyarakat, pemerintah hendaknya berusaha melaksanakan UU Yayasan, sebagaimana mestinya dan memprioritaskan penyelesaian RUU Perkumpulan. Pembahasan RUU Ormas tidak urgent dan tidak diperlukan oleh masyarakat. [desastian]
Sumber: VOA Islam.com

0 komentar:

Posting Komentar